Halaman

Tampilkan postingan dengan label bisnis untuk pelajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis untuk pelajar. Tampilkan semua postingan

Kiat Sukses Berbisnis Pulsa

Sedikit berbagi pengalaman. Pada bulan juli lalu dengan modal 175 ribu saya mulai menjual pulsa selama kurang lebih 2 bulan, dan kemudian bangkrut. Perlu teman-teman ketahui di bulan pertama keuntungann saya mencapi 160ribu. Itu pun saya hanya menjual pulsa pada teman-teman sekelas. Lumayan kan?

Mengkin teman-teman bertanya-tanya dengan keuntungan yang lumayan banyak itu mengapa saya bisa bangkrut ?

baiklah saya akan memberi tahu  pada teman-teman kesalahan yang saya lakukan.

1)    Sebagai pedagang tanpa kios, maka keunggulan kita dari pedagang kios adalah memiliki fasilitas ngutang.  Sehingga  saya Membiarkan teman saya ngutang terlalu lama(dengan harapan mereka menjadi pelanggan setia saya). Tetapi yang terjadi malah  lama-kelamaan saldo saya habis sedangkan di tangan tidak ada uang.

2)    Saya gak enak menagih hutangm malu. Maklum saya kan orang baik J
         Tetapi itulah kesalahan fatal yang mengakibatkan saya bangkrut.

Bagi teman-teman yang ingin memulai bisnis pulsa. Berikut tips-tips dari saya.
1)    Buatlah catatan atau pembukuan untuk setiap transaksi penjualan. Hal ini untuk mengetahui laba, rugi dan pengeluaran lain-lain setiap bulannya. Ini juga untuk memudahkan pengecekan ketika terjadi error pengisian pulsa.
2)    Sebagai penjual pulsa non kios, keunggulan kita dibanding kios adalah pelanggan boleh ngutang. Jadi kalo bisa jangan ilangkan fasilitas ngutang tersebut. Heheh
3)    Untuk menanggulangi pelanggan yang ngutang, hapus rasa malu anda. Setiap hari minggu sms pelanggan yang ngutang “pelanggan yang saya hormati mohon untuk melunasi tunggakan anda sebesar 6000rupiah, demikelancaran kita bersama, hahahah” atau denganmenggunakan kata-kata yang lebih halus dan terkesan bercanda.
4)    Apabila trik no 3 gak berhasil, tagih langsung sama orangnya.
5)    Apa bila trik no 4 gak berhasil, tagih langsung sama orangnya di depan pacarnya. Dijamin sukses.

Trik  no 3 sampai 5 saya adopsi dari teman saya, yang sekarang pendapatanya rata-rata 200ribu rupiah.
Selamat mencoba kawan.

"Orang sukses adalah orang yang selalu belajar dari pengalaman"

Menjadi Penjual Pulsa

Menurut pengalaman saya. Bisnis inilah yang paling cocok untuk pelajar.
Mengapa demikian ?

1)    Pasar luas. Dijaman sekarang siapa yang tidak punya handphone?
2)    Modalnya tidak terlalu besar. Hanya dengan 100ribu dan sebuah hanphone                  teman-teman sudah bisa memulai bisnis ini.
3)    Tidak memerlukan keterampilan khusus. Bila teman-teman sudah mampu mengoperasikan hanphone,Itu sudah lebih dari cukup.
4)    Untungnya lumayan, biasanya setiap transaksi kita mendapat keuntungan Rp 500. Jumlah yang lumayankan?  Cuma perlu pencet hp dapet 500 perak. Hahahah

Jangan berpikir 500 perak itu keuntungan yang kecil, coba bayangkan bila sobat memulai bisnis ini dengan modal 100ribu, rata-rata terjadi  8-15 transaksi. Jadi keuntungan yang kita dapat 4000-7500 rupiah. Dan biasanya saya mampu menjual 40-120ribu pulsa setiap harinya. Nah coba hitung berapa keuntungan berjualan pulsa dalam sebulan?
hehehehe

Bila sobat tertarik untuk memulai berbisnis pulsa. Ada baiknya membaca artikel di bawah ini.

Kiat Sukses Berbisnis Pulsa

Enaknya Jadi Ketua Kelas



        Saat duduk di kelas XI aku menjabat sebagai ketua kelas,hhehehehe. Tapi di awal karirku sebagai ketua kelas sempat aku berpikir buat mengundurkan diri. Bayangin aja, temen-temen telat ngumpul tugas, aku yang dimarah. ada materi dari guru, disuruh fotocopy. Yang dateng renang sedikit, kena marah lagi dimarah. Aduh serba salah pokoknya.


        Sampai suatu ketika, kami mendapat modul TIK dari guru, tentu saja tugasku untuk memfotocopynya, tak hanya itu harus dijilid pula. (Aduh serasa jadi pembantu kelas). pulang sekolah aku langsung ke tempat fotocopy. Keesokan harinya ditemani seorang teman aku datang untuk mengambil hasil fotocopyannya. Aduh aku jadi pusing, bayangkan total pembayaranya RP 198.500 dan jumlah siswa kelasku 38 orang. Berapa aku harus minta bayaran?


         Daripada pusing ngitung, aku bulatin aja angkanya,  aku suruh aja bayar RP6.000/orang, hahah ternyata  uang yang terkumpul Rp222.000. dari sanalah pikiranku mulai terbuka.  Dan setiap ada tugas fotocopy dan menjilid laporan atau apalah, rata-rata RP25.000 bisa aku kantongi, kecil memang tapi lumayan buat beli pulsa.


        Dan itu terus aku lakukan saat kelas XI, meski tidak lagi menjadi ketua kelas. aku selalu menawarkan diri. Udah terlihat baik, dapat uang pula. Heheheheheh




“Orang Sukses Selalu Bisa Mengubah Masalah Menjadi Berkah”

MOS Membawa Berkah

Aku seorang anak sma yang hidup berkecupan, sampai sekarang belum ada yang mengalahkan rekorku yang selalu telat membayar spp tiap bulan. Di dalam menjalani kehidupanya yang berkecupan aku berpikir- dan berfikir untuk mengurangi beban orang tua. 


 Pada  suatu hari ketika aku sedang menonton televisi , aku hanya menemukan dengan pemberitaan tentang MOS ( masa orientasi siswa), siswa yang kelelahan karana mos, bahkan ada yang meniggaldunia. Aku terdiam sebentar dan “ itu dia peluang bisnis” .

 Di hari senin yang cerah aku terbangun dengan penuh semangat. Hari itu Merupakan hari 2 mos (masa orientasi siswa). Di sela-sela kesibukan semua warga sekolah, ku sempatkan diri untuk mendengar pembicaraan panitia tentang “ tugas apa yang akan di berikan kepada siswa besok”. Dari pembicaran tersebut aku mendengar besok siswa harus membawa :

1.         Sapu lidi.
2.         Anggrek sudah berbunga.
3.         Surat cinta 3 bahasa.
4.         Nama-nama panitia

5.         Denah sekolah




Dari sana muncul ide untuk mendapat uang dengan mudah, caranya adalah “membuatkan nama panitia dan  denah sekolah”. Mengapa denah sekolah?


1.      Bila menjual sapu lidi, sudah pasti susah di bawa..

2.      Bila menjual anggrek , butuh modal banyak.

3.      Bila menjual surat cinta, pasti menguras  tenaga yang banyak, karena antara satu surat dan surat lain tidak boleh sama.

4.      Bila menjual nama panitia, mudah mendapat data-datanya. karena panitia kebanyakan teman-temanku. Adik kelas gak mungkin berani nanya langsung. Hhehehe. .
5.      Bila menjual denah, aku sudah 2 tahun di sekolah ini, jadi denah sekolah udah di luar kepala, adik-adik kelas gak mungkin tau, baru 2 hari mereka disni.




Pulang sekolah ( karena baru hari kedua sekolah, kami pulang lebih awal)  aku pergi ke toko alat tulis dengan sisa uang saku dan meminjam dari teman-teman. Aku membeli :


·           5 buku gambar A4

·           3 spidol hitam

·           Sebuah Penggaris 30 cm


Bergegas ku  pergi ke warung di depan sekolah. Selang 20 menit (kira-kira jam 6 sore) anak-anak mulai berhamburan keluar sekolah. Disinilah aku beraksi, aku menawarkan jasa pembuatan denah. Keesokan harinya jam stngh 6 aku sudah bersiap di depan sekolah. Dan hahahah semua denahku habis terjual, padahal aku jual denahnya dengan harga 10.000. apalah artinya 10.000 daripada harus susah-susah begadang sampai tengah malam.

Oia, setelah itu aku di panggil osis “ketauan”, dan diomelin 30 menit. Hahahah J, tapi tak apalah yang penting  450ribu sudah ditangan.